Mushome di Bioexon Expo yang Diselenggarankan oleh Biofin

Biofin, sebuah lembaga internasional yang dinaungi oleh Badan Program Pembangunan PBB (UNDP), belum lama ini menyelenggarakan Bio Exon Expo di Gandaria City Mall, Jakarta. Sebuah expo yang mengusung tema keragaman makhluk hidup di Indonesia.

Berbagai isu mulai dari isu lingkungan, ketahanan hayati hutan gambut, hingga pemanfaatan sumber daya hayati bagi pelaku usaha dalam negeri dibahas mendalam.

Abdul Wahib Situmorang, Penasehat Tata Kelola Sumber Daya Alam UNDP menjelaskan tujuan kegiatan ini sebagai ajang mengedukasi anak muda tentang kanekaragaman hayati Indonesia. Beliau meyampaikan kekayaan hayati kita kalau dimanfaatkan, dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian. Namun sayangnya, sektor ini masih kurang mendapat perhatian.

Mushome di Bioexon Expo yang Diselenggarankan oleh Biofin

Selain sebagai kegiatan edukasi, pada Bioexon Expo ini juga diadakan demo day yang menampilkan entrepreneur muda seperti Kelor Moringa, Dana Laut, Gaia dan Yagi Natural, termasuk Mushome.

Mushome yang diwakilkan oleh foundernya, Widya Putra menjelaskan kepada dewan panelis dan semua yang hadir pentingnya jamur bagi perkembangan ekonomi. Bahwa kekayaan jenis jamur di Indonesia tidak kalah dari luar negeri karena Indonesia beriklim lembab, iklim yang disukai oleh jamur.

Mushome sampai saat ini sudah memngembangkan lima varian jamur tiram, mulai dar tiram putih, kuning, coklat, biru dan pink. Jenis lain yang sudah dikembangkan adalah jamur hiratake, yang disebut sabagai king oysternya Indonesia.

Atas kepedulian Mushome terhadap pemanfaatan kekayaan jamur di Indonesia, dewan panelis menganugrahkan predikat top 3 kepada Mushome.

Mushome di Bioexon Expo yang Diselenggrankan oleh Biofin

Berita Sebelumnya Berita seebeumnya