Mushroom at Home
Alamat
Kompleks Ranting Pesona blok A1-7. Kota Cimahi
Telepon
0895347020357
27 Mar 2019
Awas! Jamur dan penyakit ini mengintai mereka yang malas mandi

Awas! Jamur dan penyakit ini mengintai mereka yang malas mandi

Awas! Jamur dan penyakit ini mengintai mereka yang malas mandi

Seringkali, jika udara sedang dingin, banyak orang malas untuk segera mandi dan membersihkan tubuhnya.

Beberapa orang yang kelewat malas bahkan sampai memilih tidak mandi dan langsung berangkat ke kantor.

Meski seperti sepele. Kebiasaan tidak mandi adalah kebiasaan jorok, walaupun sudah menggunakan parfum atau deodoran untuk menghilangkan bau badan.

Menurut salah satu artikel di TwentyTwoWords, secara alami tubuh manusia dihuni 1.000 jenis bakteri dan 40 jenis jamur.

Jika ada orang yang jarang mandi, bakteri dan jamur tadi akan berkembangbiak dengan cepat dan dapat membahayakan kesehatan jika sampai masuk ke dalam tubuh lewat pori-pori kulit atau mulut dan hidung.

Jika jamur dan bakteri sudah menumpuk di kulit, akan menimbulkan rasa gatal. Kulit yang terjangkit jamur lama-lama akan rusak dan bisa meninggalkan bekas.

Meski tidak semua bakteri berbahaya, ada beberapa jenis bakteri yang menghasilkan bau tidak sedap yang membuat orang-orang tidak nyaman berdekatan dengan kalian.

Mandi secara rutin bisa mengurangi resiko kita terjangkit penyakit. Mandi menggunakan air hangat juga dikatakan bisa melepaskan kepenatan setelah aktifitas padat seharian loh.

Nah, yuk kita jaga kebersihan tubuh kita dari bakteri dan jamur penyakit.

Blog sebelunya Blog lainnya

24 Mar 2019
Perhatian. Jamur ini bisa menyebarkan penyakit di rumahmu.

Perhatian. Jamur ini bisa menyebarkan penyakit di rumahmu.

Perhatian. Jamur ini bisa menyebarkan penyakit di rumahmu.

Ketika membeli rumah baru, baik itu rumah bekas ataupun rumah yang lama tidak dihuni, terkadang tumbuh jamur pada dinding-dinding atau langit-langitnya. Keberadaan jamur-jamur tersebut tentunya menggangu bagi para penghuni baru.
Mark England, pemilik AdvantaClean, ada lima hal yang wajib diketahui soal jamur.
Pertama, jamur adalah dapat tumbuh dengan cepat. Hanya dalam hitungan hari, jamur dapat menyebar di lingkugan yang lembab.
Kedua, jamur seringkali sulit terdeteksi karena sering tumbuh di dalam lapisan dinding atau kusen. Kita bisa mengetahui keberadaan jamur dari bau aek yang dikeluarkan jamur.
Ketiga, biaya pembersihan jamur secara menyeluruh cukup mahal. Jarang ada perusahaan asuransi yang mau melindungi kerusakan dari jamur.
Empat. Jamur-jamur perusak ini bisa menimbulkan penyakit seperti sesak nafas, mual hingga nyeri pada persendian yang disebabkan oleh spora dari jamur tersebut.
Terakhir, anak-anak cukup rentan terkena gangguan dari jamur-jamur ini.

Perhatian. Jamur ini bisa menyebarkan penyakit di rumahmu.

Namun, kita tidak perlu khawatir berlebihan. Jamur-jamur ini bisa ditangani sendiri tanpa bantuan professional.

Mark menyarankan penghuni rumah berjamur untuk menggunakan antimikroba seperti hydrogen peroksida, cuka atau soda kue yang dicampur air. Formula sederhana ini bisa menekan pertumbuhan jamur.

Pada tempat-tempat yang terlihat ditumbuhi jamur, cukup disemprot dan disikat atau dilap. Saat melakukan pembersihan sebaiknya menggunakan masker untuk menghindari menghirup spora yang terlepas saat pembersihaan.

Penggunaan pemutih pakaian juga bisa mempercepat proses pembersihan jamur.

23 Mar 2019
Mushome di Bioexon Expo yang Diselenggarankan oleh Biofin

Mushome di Bioexon Expo yang Diselenggarankan oleh Biofin

Mushome di Bioexon Expo yang Diselenggarankan oleh Biofin

Biofin, sebuah lembaga internasional yang dinaungi oleh Badan Program Pembangunan PBB (UNDP), belum lama ini menyelenggarakan Bio Exon Expo di Gandaria City Mall, Jakarta. Sebuah expo yang mengusung tema keragaman makhluk hidup di Indonesia.

Berbagai isu mulai dari isu lingkungan, ketahanan hayati hutan gambut, hingga pemanfaatan sumber daya hayati bagi pelaku usaha dalam negeri dibahas mendalam.

Abdul Wahib Situmorang, Penasehat Tata Kelola Sumber Daya Alam UNDP menjelaskan tujuan kegiatan ini sebagai ajang mengedukasi anak muda tentang kanekaragaman hayati Indonesia. Beliau meyampaikan kekayaan hayati kita kalau dimanfaatkan, dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian. Namun sayangnya, sektor ini masih kurang mendapat perhatian.

Mushome di Bioexon Expo yang Diselenggarankan oleh Biofin

Selain sebagai kegiatan edukasi, pada Bioexon Expo ini juga diadakan demo day yang menampilkan entrepreneur muda seperti Kelor Moringa, Dana Laut, Gaia dan Yagi Natural, termasuk Mushome.

Mushome yang diwakilkan oleh foundernya, Widya Putra menjelaskan kepada dewan panelis dan semua yang hadir pentingnya jamur bagi perkembangan ekonomi. Bahwa kekayaan jenis jamur di Indonesia tidak kalah dari luar negeri karena Indonesia beriklim lembab, iklim yang disukai oleh jamur.

Mushome sampai saat ini sudah memngembangkan lima varian jamur tiram, mulai dar tiram putih, kuning, coklat, biru dan pink. Jenis lain yang sudah dikembangkan adalah jamur hiratake, yang disebut sabagai king oysternya Indonesia.

Atas kepedulian Mushome terhadap pemanfaatan kekayaan jamur di Indonesia, dewan panelis menganugrahkan predikat top 3 kepada Mushome.

Mushome di Bioexon Expo yang Diselenggrankan oleh Biofin

Berita Sebelumnya Berita seebeumnya

24 Jan 2019

Penyakit yang Umum Menyerang jamur

Penyakit yang Umum Menyerang jamur
CATATAN: Sebagian besar penyakit yang menyerang jamur disebabkan oleh kurang bersihnya kumbung, lingkungan sekitar, dan personil yang bertugas. Karena itu, menjaga kebersihan dapat mengurangi potensi serangan penyakit jamur. SOP mengenai kebersihan kumbung atau budidaya jamur secara umum dapat didownload dari laman berikut ini.

http://bit.ly/SOPbudidayajamurtiramkementan

Berikut ini adalah penyakit-penyakit yang umum menyerang jamur yang dibudidayakan.

Cobweb, Cendawan mirip sarang laba-laba (Dactylium Cladobotryum)

Kategori penyakit : serangan jamur lain

Gejala

Pada media tanam jamur muncul miselium jamur lain yang berwarna putih keabuan. Pada tahap lebih parah, warnanya akan menjadi kekuningan. Jamur yang terinfeksi akan tumbuh lembek dan mudah membusuk.

Cara mengatasi

Taburi titik yang terjangkit cendawan ini dengan garam atau kapur. Kapur akan mengeluarkan uap air yang akan mematikan cendawan ini namun tidak merusak jamur yang dikembangbiakkan. Setelah miselium cendawan hilang, garam atau kapur bisa diambil.

Pencegahan

  1. Selalu jalankan sanitasi kumbung atau media dengan baik, gunakan media sanitasi yang sudah terbukti efektif
  2. Jaga kelembapan dan sirkulasi udara
Penyakit yang Umum Menyerang jamur cobweb
Penyakit yang Umum Menyerang jamur cobweb
Jamur yang terserang cendawan cobweb

Cendawan Hijau (Trichoderma spp, Penicilium cyclopium, Aspergillur spp)

Kategori penyakit : serangan jamur lain

Gejala

Muncul cendawan berwarna hijau pada media tanam jamur. Kemunculan ini membuat media tanam menjadi rusak dan tidak bisa menumbuhkan jamur yang dibudidayakan

Cara mengatasi

Buang dan hancurkan media tanam yang terkontaminasi

Pencegahan

  1. Proses pembuatan media tanam harus di ruangan dan menggunakan alat-alat yang steril dan media tanam dipasterisasi dengan benar
  2. Kehati-hatian dalam menangani media tanam untuk mencegah kerusakan sekecil apapun pada bungkus/tempat media tanam yang bisa mengakibatkan kontaminasi
Penyakit yang Umum Menyerang jamur

Cendawan pasir (Papulaspora byssina)

Kategori penyakit :  serangan jamur lain

Gejala

Muncul cendawan berwarna coklat atau kuning kecoklatan  mirip gundukan pasir yang cukup keras. Jika dihancurkan isinya berwarna kehitaman. Biasa muncul di sekitar media tanam.

Cara mengatasi

Bersihkan tempat munculnya dan beri disinfektan

Pencegahan

Cendawan pasir biasanya muncul dari sisa-sisa binatang kecil seperti serangga atau cicak yang mati. Pastikan kumbung jamur bebas dari dimasuki binatang kecil.

Jamur hitam/ink cap (Coprinopsis atramentaria)

Kategori penyakit :  serangan jamur lain

Gejala

Media tanam jamur ditumbuhi jamur lain yang bewarna hitam dan mematikan jamur yang dibudidayakan. Saat masih kecil, jamur ini bewarna abu-abu pucat dan ketika dewasa tudungnya berubah hitam dan berair. Jika tudungnya terkena sesuatu akan meninggalkan bercak hitam dan bau amis.

Cara mengatasi

Buang dan hancurkan media tanam yang terkontaminasi ink cap.

Pencegahan

jamur ink cap tergolong hama yang tangguh dan masih bisa hidup meskipun media tanamnya kering dan belum terekspos ke oksigen yang cukup. Spora jamur ini ada dimana-mana, cara terbaik mencegahnya adalah memperhatikan kebersihan badan dan pakaian orang yang bertugas merawat jamur.

Penyakit yang Umum Menyerang jamur ink cap
jamur ink cap kecil
Penyakit yang Umum Menyerang jamur ink cap dewasa
jamur ink cap dewasa

Nyamuk

Kategori penyakit :  serangan serangga

Gejala

Nyamuk ini menyedot cairan pada tudung jamur dan menyebabkan tudung berlubang. Jika terkena air penyiraman, air akan masuk melalui lubang ini dan berkumpul, menyebankan tudung seperti membusuk

Cara mengatasi

  1. Pasang perangkap serangga
  2. Semprotkan pestisida

Pencegahan

  1. Jaga lingkungan sekitar tetap bersih dan bebas sampah yang menjadi sarang serangga
  2. Pasang jaring serangga pada pintu atau bukaan lainnya.
  3. Jaga kebersihan kumbung karena nyamuk dan serangga lainnya tertarik pada aroma media tanam jamur yang mulai membusuk

Nematoda

Kategori penyakit :  serangan serangga

Gejala

Buah jamur dipenuhi ulat-ulat kecil yang merusak buah jamur

Cara mengatasi

Gunakan pestisida jika Sudah parah

Pencegahan

Nematoda memasuki kumbung jamur bisa melalui tanah, air penyiraman, dibawa serangga lain atau dari badan orang yang bertugas mengurus kumbung. Pencegahan terbaik adalah jaga kebersihan kumbung dan lingkungan sekitar

15 Jan 2019
Ustilago Maydis Hama Jagung yang Dinantikan Petani Jagung

Ustilago Maydis Hama Jagung yang Dinantikan Petani Jagung

Ustilago Maydis Hama Jagung yang Dinantikan Petani Jagung

Kalau mendengar kata hama, pastinya yang muncul dipikiran adalah serangga, mamalia atau bahkan fungi yang merusak tanaman. Namun di Meksiko, hama yang satu ini justru disyukuri kedatangannya. Ya, Ustilago Maydis atau lebih dikenal sebagai Huitlacoche di negeri tortilla ini adalah jamur yang menyerang bongkol jagung yang siap dipanen.

Ustilago Maydis sudah dikenal pada masa kerajaan Aztec berdiri. Orang-orang Aztec memakan “hama” ini sebagai salah satu makanan pokok mereka. Biasanya Ustilago Maydis dimakan bersama tamale atau dijadikan stew.

Masyarakat modern Meksiko menggunakan jamur ini di berbagai makanan keseharian mereka seperti tortilla, quesadilla, enchilada, dan lainnya.

Ustilago Maydis Hama Jagung yang Dinantikan Petani Jagung

Ustilago Maydis disukai karena teksturnya yang halus, rasa yang masih mirip jagung namun lebih gurih.

Ada fakta menarik mengenai jamur Ustilago Maydis ini. Jamur ini mengandung protein dalam jumlah tinggi, lebih tinggi dari jagung yang menjadi inangnya. Sementara di dunia jamur sendiri, Ustilago Maydis adalah salah satu yang paling tinggi kandungan proteinnya.

Selain itu, Ustilago Maydis juga mengandung asam amino lisina, gizi yang sangat sedikit terdapat di jagungnya sendiri.

Beberapa tahun terakhir, Ustilago Maydis semakin dikenal di dunia karena strategi rebranding yang menyebut jamur hama ini sebagai jamur Trufflenya Meksiko. Nah, kalau jamur Trufflenya Indonesia jamur apa ya?

Ustilago Maydis Hama Jagung yang Dinantikan Petani Jagung

Artikel Jamur Artikel Lainnya

07 Jan 2019
Lactarius indigo Jamur Biru Meksiko yang Memang Biru!

Lactarius indigo Jamur Biru Meksiko yang Memang Biru!

Lactarius indigo Jamur Biru Meksiko yang Memang Biru!

Meksiko adalah rumah bagi banyak keanekaragaman hayati. Salah satu keunikan hayati Meksiko adalah Lactarius indigo, atau jamur susu biru. Meski memiliki warna yang tidak biasa ditemukan di alam liar, jamur susu biru termasuk jamur yang aman dikonsumsi.

Masyarakat Meksiko sudah lama mengenal jamur ini dan banyak digunakan dalam masakan Meksiko seperti quesadilla, sopes dan huarache.

Warna biru sebetulnya sangat jarang ditemukan pada bahan makanan, menjadikan jamur dengan nama latin Lactarius indigo ini "indigo" yang berbeda dengan warna bahan makanan pada umumnya. Namun, seperti kebanyakan jamur berwarna lainnya, warna biru akan memudar sekian waktu berselang.

Jamur susu biru sangat lembut, berbau tanah dan rasanya tidak terlalu tajam. Cara terbaik memasak jamur susu biru ini adalah dengan memanggangnya bersama barbekyu, Tetap jaga jangan sampai warnanya pudar karena akan mengurangi cita rasa jamur ini.

Orang Meksiko sering mencampurkan sautéed dengan irisan bawang, ditambah epazote, lalu diberi toping krim lembut. Bisa juga dinikmati bersama tortilla. Bagaimana, hidangan yang menarik ya

Lactarius indigo Jamur Biru Meksiko yang Memang Biru!
04 Dec 2018
Cremini, Jamur kecil yang Menyehatkan Jantung dan Usus

Cremini, Jamur kecil yang Menyehatkan Jantung dan Usus

Cremini, Jamur kecil yang Menyehatkan Jantung dan Usus

Orang Mesir Kuno telah mengonsumsi Jamur Cremini sebagai makanan para pemimpin kerajaan. Pada sekarang ini, orang-orang mengonsumsi jamur dengan tujuan memperlambat penuaan dan melawan penyakit kanker. Dalam studi yang diketahui bahwa jamur-jamur yang dapat dikonsumsi seperti jamur kancing (Agaricus bisporus), jamur tiram (Pleurotus ostreatus), jamur shiitake (Lentinus edodes), dan maitake (Grifola frondosa) memiliki komponen yang dapat berperan sebagai antikanker. (1)

 

Jamur Cremini memiliki banyak kesamaan dengan Jamur Portobellos dan jamur kancing yang termasuk dalam spesies Agaricus bisporus. Yang membuat jamur ini memiliki rasa dan rupa yang berbeda adalah umur dari jamur tersebut karena mempengaruhi ukuran, warna, dan harga. Jamur kancing putih merupakan jamur yang sering ditemukan dipasaran dan telah dikonsumsi lebih dari ratusan kilo tiap tahunnya. Orang Amerika sendiri setiap tahunnya mengonsumsi lebih dari 470 kilo jamur.

 

Jamur Cremini baik untuk kesehatan, karena dengan mencampurkan jamur ini kedalam masakan akan menambah kandungan vitamin B, fosfor, selenium, tembaga, serat kasar, dan protein. Jamur juga rendah kandungan kalori, lemak, hingga rendah gula dan karbohidrat. Jamur juga dapat membantu untuk melawan dan mengurangi kadar radikal bebas dalam tubuh, sehingga dapat mengurangi peluang untuk terkena penyakit kanker.

Cremini, Jamur kecil yang Menyehatkan Jantung dan Usus

Apa itu jamur cremini

Jamur Cremini merupakan jamur yang berukuran kecil hingga sedang dan berwarna cokelat yang memiliki rasa yang ringan. Rasa dari Jamur Cremini susah untuk dibedakan dengan jamur kancing, beberapa orang menganggap bahwa rasa dari Jamur Cremini lebih kaya dan terasa.

Mengonsumsi Jamur Cremini secara rutin dapat menghasilkan efek positif karena dapat menurunkan peluang menderita penyakit kronis. Karena memiliki kesamaan spesies dengan jamur kancing dan Portobello, Jamur Cremini sering disebut sebagai Jamur “Baby Bella”, Mini Bella, atau Jamur Portobellini.

Beberapa tahun ini, penelitian telah berfokus kepada pangan yang bersumber dari jamur dengan tujuan mencari cara melawan kanker. Mengonsumsi jamur secara rutin dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker dan mereduksi ukuran tumor. Studi telah membuktikan bahwa sel kanker diberikan ekstrak jamur akan mengalami penurunan pertumbuhan, karena turunnya kemampuan untuk membentuk pembuluh darah yang dibutuhkan sebagai makanan sel tumor dan kanker, dan akan mengurangi produksi enzim yang dibutuhkan oleh sel kanker untuk bereproduksi. Jamur Cremini sendiri memiliki kandungan tinggi vitamin dan mineral, antioksidan yang melindungi sel, kalium, dan elektrolit yang dibutuhkan oleh banyak orang.

 

Manfaat jamur cremini

Menurut laporan penelitian pada tahun 2012, diketahui bahwa jamur memiliki kemampuan sebagai anti-oksidan, anti-diabetes, hipokolesterolemik, anti-tumor, anti-kanker, imunomodulator, anti-alergi, nephro-protective, dan anti-mikroba. (3>2) Menurut penelitian terbaru dapat diketahui beberapa keuntungan dari Jamur Cremini menurut kandungan nutrisinya:

1. Membantu melawan penyakit kanker

Jamur memiliki manfaat sebagai antikanker, sehingga jamur merupakan cara yang paling hemat dan aman untuk menurunkan resiko penyakit kanker. Jamur sendiri dapat menurunkan poliferasi sel tumor dan menurunkan ukuran atau berat tumor dan tidak memiliki efek samping. Jamur Cremini mengandung komponen aktif utama berupa asam linoleat terkonjugasi (CLA) yang memiliki efek protektif pada pertumbuhan sel kanker. (4>3)

Penelitian juga dilakukan pada tikus dan hasilnya membuktikan bahwa ekstrak jamur dapat menurunkan pertumbuhan sel kanker payudara pada tikus. Ekstrak dari Agaricus bisporus akan menekan aktivitas aromatase dan menurunkan produk estrogen. Hormon estrogen yang berlebihan telah dibuktikan merupakan penyebab utama timbulnya penyakit kanker payudara pada wanita pascamenopause. Jamur Cremini juga memiliki senyawa flavon dan isoflavo yang dapat memiliki menghambat efek negatif dari hormone estrogen. (5>4)

Jamur Cremini juga dterbukti dapat mengobati kanker prostat dan leukemic monocyte lymphoma. (6>5) Senyawa antikanker pada beberapa jamur dapat mengurangi resiko penyakit kanker karena dapat mengurangi oksigen yang reaktif, mengatur pembelahan sel (mitosis kinase), mengatur angiogenesis (perkembangan pembuluh darah), dan menyebabkan apoptosis (penghancuran sel-sel yang berbahaya).

Beberapa penelitian juga mengatakan bahwa jamur dapat digunakan sebagai makanan pendamping atau penguat untuk membantu proses perawatan kanker, seperti kemoterapi dan radiasi (seperti mengurangi rasa mual, supresi sumsum tulang, anemia, dan fungsi kekebalan tubuh)

2. Melindungi kesehatan kardiovaskular dan mengurangi resiko sindrom metabolik

Ergothioneine (EGT) merupakan asam amino yang paling banyak ditemukan pada jamur, EGT diketahui memiliki kemampuan antioksidan yang tinggi dan berperan sebagai sitoprotektif pada berbagai macam stresor seluler. (7>6) EGT dapat menjaga kesehatan kardiovaskular, dan menurunkan peradangan karena melindungi pembuluh darah yang rusak dan menurunkan kadar kolesterol, selain itu juga dapat melindungi tubuh dari gangguan sel darah merah, diabetes, dan kerusakan hati. (8>7) EGT juga diketahui dapat mengurangi peradangan di paru-paru, kerusakan pada ginjal, dan otak.

3. Mengurangi dan mencegah kelelahan

Dari jaman dahulu, jamur telah banyak digunakan sebagai tonik atau obat herbal untuk menambah stamina tubuh, meningkatkan kekebalan fungsi tubuh. Jamur yang sering digunakan adalah Jamur Shiitake, cordyceps, Jamur Reishi, dan Jamur Cremini.

Hal ini dikarenakan sifat anti-oksidan dan anti-inflamasi yang dimiliki dapat meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit yang berasal dari virus, seperti flu dan infeksi. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa jamur dapat menghasilkan sitokin yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap patogen dan penyakit.

Jamur memiliki kandungan vitamin B yang sangat tinggi dan beragam  seperti vitamin B3 (niacin), vitamin B5 (pantotenat), dan vitamin B2 (riboflavin). Asam pantotenat juga dapat berperan dalam proses metabolisme tubuh karena dapat mengubah lemak dan karbohidrat menjadi energi.

Vitamin B sangat diperlukan oleh otak untuk menjaga kesehatan kognitif dan menambah stamina tubuh. Mengonsumsi vitamin B juga dapat mengurangi kehilangan memori yang disebabkan oleh usia, migrain, sindrom otak kronis, depresi, dan insomnia. Niacin yang terkandung dalam jamur juga dapat menyeimbangkan kolesterol dan tekanan darah. Riboflavin dapat mencegah anemia, mengobati migraine, mengurangi gejala PMS, mencegah penyakit mata seperti glaucoma.

Cremini, Jamur kecil yang Menyehatkan Jantung dan Usus

4. Membantu menjaga kesehatan usus

Kandungan antioksidan yang tinggi (selain selenium dan tembaga) dapat memberikan perlindungan terhadap permeabilitas usus, sehingga dapat mengurangi kemungkinan kebocoran usus dan mengurangi peradangan usus serta stres oksidatif. (8>7) Mengonsumsi ekstrak jamur Cremini secara rutin dapat mengurangi penyakit yang terdapat di saluran pencernan, seperti penyakit radang usus, fibrosis, colitis ulserativa, dan kanker usus besar. Selenium yang merupakan salah satu komponen dari Jamur Cremini dapat mengurangi efek stres oksidatif seluler karena terdapat enzim selenoenzim, asam selenoamino, dan selenoprotein yang dapat melindungi usus serta mencegah cedera oksidatif.

5. Memenuhi kebutuhan kalium

Satu porsi Jamur Cremini dapat menyediakan sekitar 10% dari kalium yang dibutuhkan oleh tubuh setiap harinya. Kalium dibutuhkan untuk melakukan berbagai aktivitas seluler dan membantu menyeimbangkan kadar mineral dalam tubuh, sehingga dapat membantu untuk mencegah kekurang kalium dalam tubuh.

Makanan yang tinggi akan kalium memiliki manfaat untuk menjaga tekanan darah, melindungi tulang yang lemah, meningkatkan stamina, mencegah kram otot atau kejang, sakit kepala, dan mencegah penurunan fungsi otak.

Kandungan nutrisi jamur cremini

Manfaat terbesar dari Jamur Cremini adalah karena mengandung asam amino ergothioneine yang masih jarang diketahui dan akan bekerja sama dengan antioksidan. Jamur Cremini juga mengandung berbagai macam asam amino sehingga terkadang disebut sebagai “Building Blocks of Proteins”, karena mengandung asam amino glutamat yang tinggi.

Jamur Cremini juga mengandung bahan fitokimia berupa asam linoleat terkonjugasi yang dapat bersifat sebagai antikanker dan dapat meningkatkan perlindungan terhadap aterosklerosis (pengerasan arteri), menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan kolesterol tinggi, diabetes, dan lainnya. (9>8)

Tidak semua makanan mengandung vitamin D, jamur juga hanya sedikit mengandung vitamin D, namun jamur memiliki sifat yang unik karena dapat memproduksi dan menghasilkan lebih banyak vitamin D jika terpapar dengan sinar matahari.

Pada saat ini, manusia sering mengalami kekurangan vitamin D. Hal ini disebabkan karena manusia menghabiskan sebagian besar waktu hanya berada di dalam ruangan, hal ini dapat mengganggu fungsi tubuh. Jamur yang terpapar oleh sinar UV dalam beberapa jam dapat memberikan 100% dari asupan harian vitamin D yang dibutuhkan, hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan tulang, kekebalan, kesehatan mental, dan banyak lagi. (10>9)

Dalam satu cangkir Jamur Cremini (72 gram) mentah mengandung (11>10)

19,4 kalori,

3 g karbohidrat,

1.8 g protein,

0.1 g lemak,

0.4 g serat,

18.7 mikrogram selenium (27% DV),

0.4 mg riboflavin (21% DV),

0.4 mg tembaga (18% DV),

2.7 mg niacin (14% DV),

1.1 mg asam pantotenat (11% DV),

86.4 mg fosfor (9% DV),

323 mg kalium (9% DV),

0.1 mg tiamin (5% DV),

0.8 mg seng (5% DV),

0.1 mg mangan (5% DV),

0.1 mg vitamin B6 (4% DV),

10.1 mikrogram folat (3% DV).

 

Jamur Cremini tidak dapat menyebabkan alergi, namun jika anda memiliki alergi terhadap jenis jamur lain, maka dapat menghindari jamur Cremini atau menggunakannya secara hati-hati. Jamur pada umumnya mengandung purin yang dalam beberapa kasus kesehatan dapat membentuk asam urat yang dapat menumpuk dan menyebabkan kondisi seperti asam urat dan baju ginjal.

Jamur Cremini pada umumnya berwarna cokelat, berukuran kecil hingga sedang yang terkait dengan Jamur Portobello dan Jamur Kancing Putih. Manfaat Jamur Cremini dapat mengurangi peradangan, mencegah kanker dan jantung, memasok vitamin B dalam jumlah tinggi, antioksidan, dan fitonutrien seperti CLA dan L-ergothioneine, menyediakan selenium, tembaga, kalium, fosfor, dan vitamin B.

Kandungan nutrisi jamur cremini

Manfaat terbesar dari Jamur Cremini adalah karena mengandung asam amino ergothioneine yang masih jarang diketahui dan akan bekerja sama dengan antioksidan. Jamur Cremini juga mengandung berbagai macam asam amino sehingga terkadang disebut sebagai “Building Blocks of Proteins”, karena mengandung asam amino glutamat yang tinggi. Jamur Cremini juga mengandung bahan fitokimia berupa asam linoleat terkonjugasi yang dapat bersifat sebagai antikanker dan dapat meningkatkan perlindungan terhadap aterosklerosis (pengerasan arteri), menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan kolesterol tinggi, diabetes, dan lainnya. (9>8)

Tidak semua makanan mengandung vitamin D, jamur juga hanya mengandung vitamin D yang tergolong sedikit, namun jamur memiliki sifat yang unik karena dapat memproduksi dan menghasilkan lebih banyak vitamin D jika terpapar dengan sinar matahari. Pada saat ini, manusia sering mengalami kekurangan vitamin D, hal ini disebabkan karena manusia menghabiskan sebagian besar waktu hanya berada di dalam ruangan, hal ini dapat mengganggu fungsi tubuh. Jamur yang terpapar oleh sinar UV dalam beberapa jam dapat memberikan 100% dari asupan harian vitamin D yang dibutuhkan, hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan tulang, kekebalan, kesehatan mental, dan banyak lagi. (10>9)

Dalam satu cangkir Jamur Cremini (72 gram) mentah mengandung (11>10)

19,4 kalori,

3 g karbohidrat,

1.8 g protein,

0.1 g lemak,

0.4 g serat,

18.7 mikrogram selenium (27% DV),

0.4 mg riboflavin (21% DV),

0.4 mg tembaga (18% DV),

2.7 mg niacin (14% DV),

1.1 mg asam pantotenat (11% DV),

86.4 mg fosfor (9% DV),

323 mg kalium (9% DV),

0.1 mg tiamin (5% DV),

0.8 mg seng (5% DV),

0.1 mg mangan (5% DV),

0.1 mg vitamin B6 (4% DV),

10.1 mikrogram folat (3% DV).

Jamur Cremini tidak dapat menyebabkan alergi, namun jika ada alergi terhadap jenis jamur lain maka dapat menghindari Jamur Cremini atau menggunakannya secara hati-hati. Jamur pada umumnya mengandung purin yang dalam beberapa kasus kesehatan dapat membentuk asam urat yang dapat menumpuk dan menyebabkan kondisi seperti asam urat dan baju ginjal. Jamur Cremini pada umumnya berwarna cokelat, berukuran kecil hingga sedang yang terkait dengan Jamur Portobello dan Jamur Kancing Putih. Manfaat Jamur Cremini dapat mengurangi peradangan, mencegah kanker dan jantung, memasok vitamin B dalam jumlah tinggi, antioksidan, dan fitonutrien seperti CLA dan L-ergothioneine, menyediakan selenium, tembaga, kalium, fosfor, dan vitamin B.

13 Nov 2018
Jamur Ekor Kalkun (Turkey Tail Mushroom) si Unik yang Berkhasiat

Jamur Ekor Kalkun (Turkey Tail Mushroom) si Unik yang Berkhasiat

Jamur Ekor Kalkun (Turkey Tail Mushroom) si Unik yang Berkhasiat

Jamur ekor kalkun sudah dipercaya selama beribu tahun sebagai obat oleh masyarakat Tiongkok. Jamur ini sudah digunakan sejak abad ke 15 saat Dinasti Ming di China. Masyarakat Jepang menyebut jamur ini dengan sebutan kawaritake atau “cloud mushroom” karena bentuknya seperti awan yang menggumpal.

Menurut para peneliti, jamur ini memiliki manfaat dalam meningkatkan sistem imun. Budaya Asia timur percaya bahwa, bentuk seperti awan menyimbolkan umur yang panjang dan kesehatan, serta kesejahteraan spiritual. (1)

Kalau anda sering melakukan pendakian di hutan, anda mungkin dapat melihat banyak jamur ekor kalkun yang tumbuh pada pohon mati dan batang pohon. Diberi julukan “bracket fungi”, jamur ini memiliki struktur bergelombang, kurus, dan serupa dengan kulit dengan lingkaran-lingkaran yang terstruktur.

Tidak seperti jamur shiitake yang memiliki lembaran-lembaran kecil di bawah bagian atas tubuhnya, jamur ini memiliki pori pori kecil yang mengeluarkan spora, membuat mereka menjadi salah satu dalam famili polypore. Jamur ini sangat mudah tumbuh di seluruh bagian dunia, selama terdapat pepohonan, dan membuat jamur ini sebagai salah satu jamur yang umum ditemukan sekarang ini.

Apa itu jamur ekor kalkun?

Jamur ekor kalkun berasal dari faili Trametes Versicolor. Sebelumnya dikategorikan ke dalam kelompok Coriolus Versicolor atau jamur awan. Jamur ekor kalkun adalah salah satu jenis jamur yang sudah diteliti khasiat kesehatanya.

Jamur ekor kalkun tumbuh di batang pohon mati dan mendapatkan namanya karena menyerupai bulu ekor kalkun. bentuknya pipih melingkar menyeruoai bunga yang tumbuh bergerombol. Jamur ini berwarna coklat bergaris-garis, namun ada juga yang berwarna biru, merah hingga hijau cerah yang sebetulnya adalah alga (2)

Jamur ekor kalkun diketahui berkhasiat meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah peradangan. Dalam pengobatan tradisonal Cina, jamur ini digunakan sebagai obat penambah stamina dan peningkta daya tahan tubuh.

Jamur Ekor Kalkun (Turkey Tail Mushroom) si Unik yang Berkhasiat

Manfaat jamur ekor kalkun

1. Mencegah dan mengobati penyakit pilek dan flu

Jamur ekor kalkun sudah banyak diketahui dalam menyembuhkan infeksi, termasuk pilek atau flu. Jamur ini dapat membuat sistem imun anda lebih tahan banting terhadap kuman penyebab penyakit. Ketika terserang flu, anda mungkin mau menjadikan jamur turkey tail sebagai suplemen sehari hari.(4) Jamur ini dapat memodulasi sistem imun, melawan infeksi dan penyakit. (5)

2. Suplemen pada pasien kemoterapi

FDA, BPOM-nya Amerika Serikat telah menjadikan ekstrak jamur ekor kalkun sebagai salah satu asupan untuk pasien yang sedang menderita kanker prostat dan sedang menjalani kemoterapi konvensional serta suplemen tambahan pengobatan wanita yang terkena kanker payudara sebagai kombinasi dengan vaksin. Dengan adanya kemoterapi yang dapat menekan sistem imun, jamur ekor kalkun dapat membangun sistem imun menjadi lebih baik sehingga tubuh menjadi lebih kuat dalam melawan sel kanker, dan menjadikan jamur ini sebagai salah satu makanan pelawan kanker. (6)

3. Melawan kanker payudara

Sebuah studi yang dipublikasi oleh Global Advances in Health and Medicine menuliskan bahwa seorang wanita berumur 83 tahun yang didiagnosa mengalami kanker payudara dapat sembuh bebas dari penyakit setelah mengkonsumsi jamur ekor kalkun. Meskipun sudah menjalani kemoterapi, ia juga tetap mengkonsumsi jamur ekor kalkun di saat bersamaan.

Ilmuwan percaya bahwa respon imun dalam jamur ekor kalkun dapat meningkatkan sistem imun wanita meski pun sedang menjalanikemoterapi. Maka jamur ini dapat dikategorikan untuk obat peningkat imun dan antikanker. (7)

4. Membantu penyembuhan Human Papilloma Virus (HPV)

Jamur ekor kalkun dapat dipercaya dalam menyembuhkan penyakit HPV. Menurut studi pada 61 pasien penderita HPV, 88% dari 41 pasien yang mengonsumsi jamur ekor kalkun dan jamur reishi menunjukkan kesembuhan positif setelah penyembuhan 2 bulan. (8) HPV pada mulut dapat menyebabkan kanker orofaringeal.

5. Membantu pencernaan

Miselium pada jamur dapat membantu memperlancar pencernaa. Jamur ini mengandung prebiotik sempurna yang mendukung mikrobioma. Ini berarti jamur ekor kalkun dapat mendukung pertumbuhan bakteri baik, seperti acidophilus dan bifidobacterium, sehingga bermanfaat bagi orang yang menderita sindrom leaky gut serta membantu menurunkan berat badan. (9)

6. Membantu pasien HIV/AIDS

Studi membuktikan bahwa mengkonsumsi jamur ekor kalkun dapat membantu penyembuhan Kaposi’s Sarcoma, kanker kulit yang menyerang penderita HIV/AIDS. Produk yang sama juga bermanfaat bagi penderita HIV/AIDS tanpa sarkoma.

Jamur ini juga memiliki karakteristik antibakteri dan antioksidan, dimana ekstrak jamur ini menjadi sangat berguna. Ekstrak ini disebut PSP, yang telah dipelajari di vitro, menjadi agen antivirus yang mencegah replikasi dari virus HIV. (10)

Jamur Ekor Kalkun (Turkey Tail Mushroom) si Unik yang Berkhasiat

Bagaimana cara kerja dari jamur ekor kalkun?

Seorang peneliti mikologi bernama Paul Stamets, Ph.D yang mempercayai manfaat jamur, beliau telah menulis 6 buku tentang jamur dan mendapatkan 9 penghargaan. Secara spesifik, ia telah menemukan 9 molekul antivirus yang ada pada miselium jamur.

Jamur ekor kalkun telah menjadi salah satu peningkat sistem imun kita. Jamur ini mengandung beta glucan dan polisakarida. Ketika dikonsumsi, beta glukan dapat menyediakan reseptor pada  usus halus dan memberi peningkatan sistem imun. Kekuatan ini menjadikan jamur ekor kalkun sebagai salah satu kategori adaptogen.

Herbal adaptogen bekerja untuk mencegah faktor-faktor yang menyebabkan stress, menyediakan support untuk sistem imun dan meningkatkan energi. Umumnya, adaptogen merupakan senyawa herbal yang ditemukan pada jamur, umbi-umbian, beri, dan dedaunan.

Lebih jauh lagi, seperti dikatakan Dr. Stamets, jamur ini mengandung nutrisi, seperti polisakarida, protein, mineral, vit B dan vit D. Jamur ini juga rendah kandungan lemak. Jamur ekor kalkun ini juga memiliki enzim yang dapat membantu, agen antimikrob dan senyawa antivirus.

Pada kenyataannya, miselium ini dapat memberi fungsi yang lebih penting seperti sebagai pupuk bernutrisi, dimana tanah kita umunya kekurangan akan nutrisi, dimana dapat membantu menetralisir toksin pada sistem imun.

Jamur Ekor Kalkun (Turkey Tail Mushroom) si Unik yang Berkhasiat

Artikel Jamur Artikel Lainnya

09 Nov 2018
Jamur Cordyceps Parasit yang Menyehatkan Bagi Manusia

Jamur Cordyceps Parasit yang Menyehatkan Bagi Manusia

Cordyceps adalah salah satu tipe fungi, lebih sering dikenal sebagai salah satu spesies yang dapat dikonsumsi sebagai obat. Meskipun memiliki kekerabatan dekat dengan jamur lain, secara teknis cordyceps tidak sama dengan kebanyakan jenis jamur dan diklasifikasikan berasal dari golongan fungi Ascomycetes.

Cordyceps dipanen dari daerah pegunungan tinggi di dunia, terutama pada pegununan Himalaya di Cina, dan tumbuh pada bagian punggung ulat. Disebut sebagai penyembuh eksotik, jamur cordyceps liar sangat jarang ditemukan dalam sepanjang sejarah (hal ini disebabkan jamur ini hanya ditemukan pada ketinggian 3.800 diatas permukaan laut pada waktu tertentu sepanjang tahun dan hanya ditemukan pada sedikit bagian di dunia dimana ulat spesial ini dapat tumbuh). Namun mereka memiliki reputasi sebagai herbal berharga yang mendukung umur panjang.

Bagaimana cara kerja cordyceps?

Cordyceps merupakan jamur yang dapat meredakan gejala gangguan pernapasan, batuk, flu, kerusakan hati dan lainnya. Jmaur Cordyceps tergolong makanan super karena mengurangi efek penuaan dan stress, membantu tubuh bebas dari penyakit dan menambah stamina.

Jamur cordyceps bersifat parasit di alam karena tumbuh pada satu jenis ulat dan memakan inangnya sendiri. Dasar bentuk tubuh jamur tersebut terbentuk dari larva serangga dan berwarna coklat tua hingga hitam, menempelkan diri pada organisme lain dan tumbuh kurang lebih 6 inci. Ketika sudah dewasa, cordyceps akan menyelimuti lebih dari 90% tubuh inangnya. Kemudian, inangnya tersebut akan diserap dan jamur tumbuh lebih besar hingga memiliki berat 300-500 mg.

Jamur Cordyceps Parasit yang Menyehatkan Bagi Manusia

Orang pertama yang menemukan manfaat cordyceps menemukannya karena melihat hewan yang memakan jamur liar tersebut bertambah kuat dan sehat. Petani memulai menggunakan jamur ini dalam bentuk bubuk sebagai campuran tonik dan teh. Beberapa percobaan pertama pemakaian tonik ini meningkatkan produksi susu dan meningkatkan kapasitas reproduksi dari hewan ternak. Kemudian, orang–orang mulai mengeringkan cordyceps di bawah sinar matahari untuk mengawetkan jamur ini.

Cordyceps dipercayai memiliki manfaat anti peradangan yang berasal dari efek mereka untuk memperkuat sistem imun, melawan stres oksidatif dan menstimulasi sel protektif yang menjaga tubuh dari mutasi (seperti sel kanker) dan infeksi. Studi menemmukan bahwa cordyceps merupakan salah satu pengobatan alami untuk kanker, dan mencegah pertumbuhan sel tumor (terutama pada paru – paru dan kulit). (1)

Dianggap sebagai salah satu obat alami untuk meningkatkan untuk imun, suplemen cordyceps sekarang ini digunakan untuk mengembalikan sistem imun ke kondisi normal pada orang yang terinfeksi penyakit. (2) Cordyceps membantu mengontrol gangguan system imun, peradangan dan kerusakan jaringan untuk mempercepat penyembuhan.

Penelitian menunjukkan bahwa cordyceps dapat beraksi seperti stimulan atau herbal adaptogen, mengurangi stress atau kelelahan dengan meningkatkan stamina. (3) Beberapa dari penelitian juga menunjukkan bahwa jamur ini dapat meningkatkan perfoma atletik, kekebalan tubuh dalam menghadapi serangan virus dan memperpanjang umur.

Jamur Cordyceps Parasit yang Menyehatkan Bagi Manusia

Sebagai tambahan selain melawan kanker, cordyceps telah digunakan sebagai obat herbal tradisional untuk pengobatan:

    • Infeksi pernafasan seperti bronkitis
    • Batuk, pilek, dan flu
    • Masalah reproduksi dan disfungsi organ seksual
    • Kelainan ginjal
    • Infeksi saluran kencing dan masalah urinasi
    • Asma
    • Hepatitis B
    • Sirkulasi rendah dan ketidakteraturan detak jantung
    • Penyakit jantung dan kolestrol tinggi
    • Kelainan hati
    • Kelemahan otot
    • Sindrom kelelahan dan kurang energi
    • Pusing dan sakit kepala
Jamur Cordyceps Parasit yang Menyehatkan Bagi Manusia

 6 manfaat dari cordyceps:

1. Meningkatkan kekebalan dan memberi efek anti penuaan

Studi farmakologi dan biologi telah menemukan bahwa cordyceps memiliki pengaruh terhadap fungsi imun dan bermanfaat bagi kardiovaskular, pernapasan, endokrin, dan sistem reproduksi. Cordyceps dapat melawan kanker dan kelainan imunologi karena mengandung polisakarida yang membantu meredakan peradangan, nukleosida termodifikasi dan siklosporin. (4)

Studi pada hewan telah mendemonstrasikan kemampuan jamur ini dalam menyembuhkan penyakit autoimun seperti sindrom leaky gut dan aktivitas antitumor dalam berbagai tipe kanker ketika jamur ini digunakan sebagai suplemen atau makanan biasa.

Berapa bukti menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen cordyceps dalam kemoterapi dapat meredakan gejala dari pengobatan tersebut dan meningkatkan mekanisme perlindungan tubuh. Terdapat juga bukti bahwa Cordyceps dapat mengembalikan kondisi lemak ke kondisi normal dan mengurangi kerusakan oksidatif, yang berkontribusi terhadap berbagai penyakit kronis dari penyakit jantung  hingga penurunan kognitif. (5)

Penelitian oleh School of Pharamceutical Sciences di Universitas Beijing menemukan bukti bahwa suplemen ekstrak cordyceps memiliki efek antipenuaan pada tikus dan meningkatkan aktivitas antioksidan, termasuk superoksida dismutase dan glutathione peroksidase. Cordyceps juga merendahkan level peroksidasi lipid dan aktivitas monoamin oksidase yang menyebabkan penuaan pada tikus. Semua hasil menunjukkan pada fakta bahwa suplementasi cordyceps sangat efektif dalam meningkatkan fungsi otak, sistem imun, dan fungsi seksual/reproduktif. (6)

2. Meningkatkan stamina dan performa atletik

Penelitian pada tahun 2010 dipublikasikan dalam Journal of Alternative and Complementary Medicine mendemonstrasikan bahwa suplementasi dari Cs-4 (Cordyceps sinensis) meningkatkan performa tubuh dan berkontribusi untuk  kesehatan pada orang tua. (7) Dianggap sebagai adaptogen yang meningkatkan energi (mirip dengan herbal pangan super seperti maca atau cokelat), cordyceps dapat meredaka

Dianggap sebagai adaptogen yang meningkatkan stamina (mirip dengan herbal pangan super seperti maca atau cokelat), cordyceps dapat meredakan kelelahan, menyembuhkan penyakit otot dan mengurangi kelemahan.

Beberapa penelitian juga mengatakan bahwa cordyceps dapat meningkatkan kemampuan fisik, ketahanan fisik, dan stamina karena mereka dapat meningkatkan suplai ATP untuk tubuh, salah satu sumber energi saat berolahraga. (8)

Cordyceps mengandung adenosine, salah satu tipe asam nukleat yang merupakan komponen yang dibutuhkan untuk menyusun ATP, pembawa energi dalam otot yang digunakan untuk menyalurkan energi saat melakukan latihan fisik. (9)

3. Berperan sebagai zat perangsang nafsu alami

Masyarakat tradisonal mengonsumsi tonik yang terbuat dari cordyceps untuk meningkatkan libido dan fungsi reproduktif. Suplemen cordyceps dapat membuat metabolisme tubuh lebih efektif dan meningkatkan aliran darah (sejauh ini pada studi hewani). Hal ini penting untuk kesehatan fisik dan fungsi seksual. (10)

Meningkatkan ketahanan fisik, efek anti-lelah dan meredakan peradangan merupakan beberapa alasan mengapa cordyceps dapat meningkatkan kesuburan. Karena itu, cordyceps dapat digunakan untuk pengobatan alami untuk infertilitas dan penyembuh alami untuk impotensi.

4. Melawan diabetes

Dua senyawa aktif dalam cordyceps, yaitu d-manitol cordycepin dan 3’-deoksiadenosine, berperan dalam mengontrol insulin dan level gula darah. Dalam studi pada hewan, suplemen cordyceps membantu melawan efek hipoglikemik pada tikus normal dan tikus yang menderita diabetes. (11) Hal ini menunjukkan bahwa cordyceps mampu mengobati diabetes secara alami.

5. Meningkatkan fungsi hati dan detoksifikasi

Cordyceps dapat meningkatkan fungsi hati, terutama pada orang yang menderita kerusakan karena penyakit hepatitis B. Karena hati menyaring racun dalam tubuh, meningkatkan fungsi hati merupakan cara cordyceps dalam meningkatkan sistem imun.

Penelitian oleh Department of Analytical Chemistry at the Academy of Chinese Sciences menemukan bahwa cordyceps dapat memberi pengaruh positif pada stres oksidatif, metabolisme energi dan asam amino, protein dan metabolisme choline, dan membantu fungsi organ pencernaan. Setelah 8 minggu, gangguan metabolik, tanda-tanda penyakit hati dan kerusakan jantung pada tikus terpantau menurun karena konsumsi cordyceps. (12)

Alasan mengapa efek positif cordyceps pada hati dan jantung diobservasi bersama adalah karena hati yang sehat membantu pencernaan dan utilisasi dari asam lemak, sehingga tidak mengejutkan apabila cordyceps dapat meningkatkan level trigliserida dan level kolestrol dan meningkatkan kesehatan jantung. (13)

6. Melawan infeksi pernafasan

Penelitian telah mendemonstrasikan bahwa cordyceps dapat membantu meredakan gejala dari beberapa penyakit pernafasan, sekaligus bekerja sebagai penyembuh alami untuk bronkitis kronis, batuk, dan asma. Suplementasi dapat membantu meningkatkan detoksifikasi dan sirkulasi sehingga jumlah oksigen yang mencapai paru-paru dapat meningkat.

Dalam studi hewan, cordyceps juga menunjukkan kemampuan untuk meningkatkan jumlah sel T-helper yang melawan infeksi dan tidak meningkatkan jumlah sel T-supressor. Hal ini bermanfaat dalam mempercepat waktu untuk melawan penyakit ketika virus atau infeksi menyerang.

 

Jamur Cordyceps Parasit yang Menyehatkan Bagi Manusia

 Sejarah dari cordyceps dan fakta menarik

Cordyceps (spesies: cordycep sinensis) dianggap makanan super yang pertama kali digunakan sebagai obat tradisional Tiongkok sejak 5000 tahun lalu. Kegunaan mereka sebagai obat dideskripsikan dalam buku pengobatan Tiongkok tua.

Obat-obatan tradisional yang mengandung jamur cordyceps sudah digunakan untuk menyembuhkan banyak penyakit tanpa tambahan obat kimia lainnya selama generasi ke generasi. Tabib lokal mengatakan bahwa mereka menggunakan cordyceps tanpa atau dengan TCM untuk mengobati lebih dari 20 jenis penyakit, seperti bronkitis dan penyakit jantung

Cordyceps dan tumbuhan lainnya sudah banyak digunakan oleh masyarakat Tiongkok dan diyakini dapat memberikan umur panjang. Dalam pengobatan Ayurvedic, jamur dikatakan bermanfaat dalam meningkatkan vitalitas.

Tabib tradisional di Sikkim India merekomendasikan jamur, termasuk cordyceps “sebagai tonik untuk semua jenis penyakit, karena mereka diklaim dapat meningkatkan energi, nafsu makan, stamina, libido, ketahanan tubuh, dan pola tidur.”

Efek samping dan interaksi

Cordyceps aman dikonsumsi untuk sebagian besar orang orang, namun terdapat efek samping yang harus diperhatikan, seperti untuk ibu hamil dan orang yang memiliki penyakit autoimun sebelumnya. Kalau anda sedang hamil atau menyusui, anda lebih baik tidak mengkonsumsi cordyceps karena keamanan mereka belum diteliti sempurna atau dikonfirmasi efek samping pada kelompok bumil dan menyusui.

Untuk orang orang dengan penyakit autoimun (seperti lupus, arthritis rheumatoid, sklerosis), beberapa dokter mengatakan bahwa cordyceps dapat memperparah masalah. Karena mereka menstimulasi sistem imun, cordyceps dikhawatirkan menganggu penyembuhan dan meningkatkan aktivitas beberapa sel imun secara berlebihan.

Peringatan yang sama juga diberikan kepada orang yang menderita pendarahan atau penyumbatan darah, karena penyembuhan dengan jamur dapat terkadang menganggu penyembuhan penyumbatan darah secara alami. Anda juga tidak disarankan mengonsumsi cordyceps dua minggu sebelum menjalani operasi, karena adanya pengaruh terhadap proses penyumbatan darah.

Artikel Jamur Artikel Jamur Lainnya

31 Oct 2018
Promo 10% di @LINE Mushome

Promo 10% di @LINE Mushome

Promo 10% di @LINE Mushome

Promo 10% di @LINE Mushome

Hai Mushome Loverz!!! Mushome mengadakan promo 10% untuk semua produk Mushome Box dan Mucy  di @LINE. Ayo buruan add @LINE Mushome.