Mushroom at Home
Alamat
Kompleks Ranting Pesona blok A1-7. Kota Cimahi
Telepon
0895347020357

Cara Membuat Bibit Jamur Tiram

Membudidayakan jamur dari berbagai jenis memiliki kesamaan tahapan antara lain 1. menyiapkan bibit jamur yang akan dibudidayakan, 2.  menyiapkan media tanam (proses pembuatan media tanam akan berbeda pada jamur kayu dan jamur kompos), 3. proses inokulasi (menaruh bibit di media tanam), 4. pemutihan (proses menunggu miselium jamur menutupi media tanam) dan 5. proses perawatan selama siklus panen dan terakhir adalah proses paska siklus panen. Kelima proses tadi adalah tahapan yang paling umum ditemukan di setiap pembudidayaan jamur.

Untuk tulisan kali ini, MusHome akan menjelaskan tahapan pertama yaitu menyiapkan bibit dari jamur tiram. Bibit jamur di bagi menjadi F0, F1, F2 dan seterusnya. F adalah singkatan dari filial sederhananya, angka di belakang huruf F adalah fase pertumbuhan bibit dilihat dari media. F0 adalah bibit awal yang ditumbuhkan pada media PDA (Potatoes Dextrose Agar) yaitu media yang dibuat dari sari kentang dan agar. F0 bisa diumpamakan sebagai bayi jamur.

F1 adalah fase bibit berikutnya. Media di F1 adalah biji-bijian yang memiliki kandungan gizi tinggi, umumnya yang dipakai adalah jagung, sorghum, atau milet. Bibit F1 boleh diumpamakan sebagai anak kecil yang tumbuh dari fase bayi F0. Lalu terakhir adalah fase F2 yaitu fase remaja sampai dewasa bagi jamur. Bibit F2 adalah bibit yang sudah dimasukkan ke dalam media tanam dari bahan serbuk gergaji (baglog) dan siap melewati proses pemutihan.

Tadi sempat disebutkan masih ada F berikutnya. Bibit F2 bisa diturunkan lagi sampai F3 dengan media tanam sama dengan F2, begitu pun seterusnya. Namun kualitas bibit F3 tidak sebaik kualitas bibit F2 karena miselium sudah masuk fase dewasa dan sudah seharusnya masuk ke siklus panen. Pembuatan bibit F3 dan seterusnya hanya akan membuat miselium bertambah tua dan sama seperti manusia, akan merasakan penurunan fungsi tubuh. Kalau miseliumnya sudah kakek-kakek kan jadi sudah tidak kuat untuk menumbuhkan tubuh buah yang merupakan alat perkembangbiakan jamur.

Masih bingung dengan penjelasan dinding teks barusan? Supaya lebih paham, langsung praktek saja. Untuk membantu menyerap informasi mengenai pembuatan bibit jamur, MusHome membagi per fase per laman. Silahkan mengklik bibit fase F0